June 29, 2006
Masinis adalah orang yg mengendalikan sebuah lokomotif untuk menarik rangkaian kereta api.Tapi selama ini pekerjaan sebagai masinis kurang mendapat pengakuan dari kalangan masyarakat,karna sebagian masyarakat menganggap bahwa masinis tugasnya hanya menjalankan,mengerem dan memberi peringatan dgn cara menarik tuas klakson tidak usah menyetir.Tapi sebenarnya tugas masinis sangat berat dibandingkan pengemudi transportasi darat lainnya,masinis harus bisa membaca sinyal,mengendalikan kereta dgn hati2 agar tidak terjadi sesuatu yg tidak diinginkan,harus selalu berkomunikasi dgn asisten ataupun petugas stasiun lewat radio,masinis juga membawa ribuan nyawa hanya dengan tangan kirinya
Perhitungan dalam menjalankan sebuah kereta sangat diperlukan,sebagai masinis harus mempunyai kemampuan ilmu fisika yg sangat baik,dikarenakan diperjalanan kereta tidak lepas dari yg namanya fisika,contoh dalam hal yg paling mendasar yaitu pengereman,pengereman itu tidak hanya mengerem sesuka hati,harus ada perhitungannya,misalkan kereta akan berhenti di sebuah stasiun yg jaraknya kira2 500 m lagi didepan,dgn kecepatan 50km/jam masinis harus mempunyai perhitungan yg pas agar KA tidak melanggar/melewati sinyal keluar dan telalu cepat berhenti,oleh karena itu fisika sangat bermain disini.Dalam tikungan,masinis harus tahu berapa derajat tikungan tersebut,dan kecepatan harus dibatasi agar tidak anjlok.Di sebuah jembatan kecepatan KA pun dibatasi,jika terlalu cepat KA akan……terjun bebas ke dalam jurang,jika terlalu lambat,belum tentu jembatan mampu menopang KA yg berjalan lambat,karna rata2 jembatan kuat menopang pada saat KA sedang berjalan dlm kecepatan tertentu.
Selain itu,masalah keadaan rel dan bantalannya harus diperhatikan,karna jika rel ataupun bantalannya kedaanya kurang baik,misalkan dgn menggunakan bantalan kayu,kecepatan KA harus dibatasi,jika tidak KA akan anjlok karena bantalan tidak kuat menahan berat KA,bantalan tersebut akan mempengaruhi kestabilan sebuah rangkaian KA dan keadaan rel juga sangat mempengaruhi KA,dan masih banyak lagi tugas masinis yg sangat berat.
Selain factor eksternal tadi,ada factor internal seperti kelelahan masinis,kurangnya penglihatan,stress yg mengakabitkan kurangnya konsentrasi dalam menjalankan sebuah KA,yg bisa mengakibatkan kecelakaan.Suasana memang dalam cabin tuh emang panas,banyaknya getaran akibat bekerjanya mesin,getaran tersebut lama kelamaan akan mengakibatkan stess berat.Hal seperti yg sering terjadi,seperti kecelakaan di Gubug,masinis KA Ekonomi sudah lelah menunggu.Akibatnya dia menjalankan KA tanpa isyarat apa2 dari PPKA sta.Gubug.Oleh karena itu kenyamanan dalam kabin loko tuh harus diperhatikan.
Semua berita ini saya dapatkan ketika saya melihat langsung kerja masinis bagaimana,dari berbagai media tentang suka duka seorang masinis dan saya Tanya langsung kepada masinis.Oleh karena itu,masinis pekerjaannya jangan dianggap enteng,dia hanya bawa ribuan nyawa hanya dengan tangan kirinya.
June 22, 2006

sumber:http://irps.or.id
sumber: http://irps.or.id
Berdirinya IRPS berawal dari kecintaan sekelompok orang atau komunitas terhadap kereta api yang tergabung dalam mailing list keretapi@yahoogroups.com sebagai tempat bertukar informasi melalui media internet. Pada bulan Februari 2001, salah seorang anggota mailing list melihat lokomotif CC200 di stasiun Cirebon dan kemudian perbincangan mengenai lokomotif CC200 ini semakin menghangat di mailing list tersebut. Lokomotif CC200 merupakan lokomotif diesel pertama yang dipesan oleh pemerintah Republik Indonesia dari pabrik General Electric (Amerika Serikat) pada tahun 1953 dan 1954. Komunitas pecinta kereta api ini kemudian mulai menelusuri keberadaan lokomotif ini di stasiun Cirebon dan menemukan sejumlah 3 buah lokomotif CC200 yaitu CC200 08, CC200 09 dan CC200 15. CC200 15 kondisinya yang paling baik dibandingkan dengan yang lain. Bagi pecinta kereta api, lokomotif CC200 semacam ini merupakan barang kuno yang menarik dan menakjubkan. Melihat kenyataan di atas, pada bulan Oktober 2001, komunitas pencinta kereta api Indonesia ini kemudian sepakat membentuk kelompok kerja yang dinamakan “FRIENDS OF CC200”, karena saat itu belum ada organisasi yang dinilai cocok untuk memayungi kegiatan ini, maka "FRIENDS OF CC200" diletakkan di bawah organisasi IRMC (Indonesian Railway Modeller Club) yang bertujuan untuk membantu PT KA – DAOP 3 Cirebon dalam hal pelestarian lokomotif CC200. Pada bulan Mei 2002, IRMC mengajukan proposal pelestarian lokomotif diesel CC200 kepada Direktur Utama PT Kereta Api. Selain proposal, kelompok kerja ini juga mengumpulkan 500 tanda tangan di kota Jakarta, Bandung dan Cirebon sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lokomotif CC200 15 ini. Pada bulan Juni 2002, proposal pelestarian lokomotif CC200 disetujui oleh Bapak Omar Berto selaku direktur utama PT Kereta Api. Agar kelompok kerja “FRIENDS OF CC200” ini lebih fokus dalam bekerja maka pada 25 Juni 2002 diputuskan “FRIENDS OF CC200” tidak lagi bernaung di bawah IRMC dan kemudian kelompok kerja “FRIENDS OF CC200” ini menjelma menjadi organisasi mandiri yaitu IRPS (Indonesian Railway Preservation Society), sehingga setiap tanggal 25 juni selalu diperingati sebagai hari kelahiran IRPS. Pada bulan Oktober 2002, lokomotif diesel CC200 15 kembali bersolek dan siap beroperasi kembali. Lokomotif ini dicat kembali dengan pola warna jaman Djawatan Kereta Api (DKA) yaitu warna kuning dan hijau. Pada bulan Januari 2003, IRPS mendapat surat pengakuan resmi dari PT Kereta Api yang ditandatangani Bapak Edward B.M. Nababan selaku Dirbangus (Direktur Pengembangan Usaha) yang menyatakan bahwa IRPS adalah “Mitra PT KA” dalam hal pelestarian asset perkeretaapian Indonesia. Pada tanggal 25 Agustus 2003. Lokomotif CC200 15 oleh PT Kereta Api-DAOP 3 Cirebon mulai dimanfaatkan sebagai lok kas. Tradisi lok kas ini sudah ada sejak zaman pemerintah Hindia Belanda. CC200 15 dimanfaatkan sebagai lok kas artinya lokomotif ini akan berhenti di setiap stasiun (di rute Cirebon - Tanjung Rasa) untuk mengambil setoran uang penghasilan masing-masing stasiun. Jadwal pengambilan ditetapkan empat hari sekali. Lok kas juga bertugas mengirimkan gaji pegawai ke stasiun-stasiun di setiap awal bulan. Dengan adanya lok kas ini, pengelola stasiun (terutama stasiun-stasiun kecil) pun lega karena tidak perlu menyimpan uang setoran terlalu lama sehingga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti hilang, tercecer atau terpakai. Pada tanggal 28 September 2003, bertepatan dengan hari ulang tahun PT Kereta Api yang ke-58, IRPS memperingati 50 tahun beroperasinya lokomotif CC200 (1953-2003) dengan menyelenggarakan kegiatan Open House Lokomotif CC200 di stasiun Cirebon.Pada bulan September 2005, IRPS ikut membantu dan mendukung program "Friends of Ambarawa Railway Museum" untuk melestarikan lokomotif uap C12 18 dengan mengajukan proposal renovasi lokomotif uap C12 18 yang ada di museum kereta api Ambarawa ke PT Kereta Api-DAOP 4 Semarang. Menurut sejarah, lokomotif C12 ini dipesan Staatspoorwegen atau SS (perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda) dari pabrik Richard Hartmann (Jerman) pada tahun 1896. Pada tanggal 3 Juni 2006, lokomotif uap C12 18 kembali bersolek dan berhasil diujicobakan untuk beroperasi di rute Ambarawa-Jambu pp. Lokomotif uap C12 18 direncanakan melayani rute kereta api wisata Ambarawa-Tuntang pp. Dengan beroperasinya kembali lokomotif uap C12, selain melengkapi koleksi museum kereta api ambarawa sekaligus sebagai salah satu tempat tujuan wisata di ambarawa setelah sebelumnya Museum Kereta Api di Ambarawa telah mengoperasikan kereta api wisata dengan lokomotif uap B25 dan lokomotif uap E10. Sifat organisasi IRPS adalah Nir-Laba dan berdasarkan pada hobby dan kecintaan pada moda transportasi kereta api. Anggota IRPS terdiri dari bermacam latar belakang pendidikan dan usia, namun anggota IRPS adalah sukarelawan yang dengan senang hati membantu PT KA dalam hal pelestarian asset perkeretaapian. Kegiatan IRPS bervariasi dari yang serius, seperti usulan pelestarian lokomotif, mengadakan seminar atau diskusi ilmiah tentang perkeretaapian dan kegiatan yang menyenangkan seperti berburu foto KA, menijau fasilitas perkeretaapian, meninjau lintas KA baik yang aktif maupun non aktif, dan yang sejenis. Kegiatan IRPS dapat disimak selengkapnya pada situs internet http://irps.or.id
sekarang,para pecinta KA ga perlu puzing buat cari temen ngobrol tentang kereta,sekarang ada milistnya lho,malahan dah lama lho,kira2 dari tahun 2001,sampe sekarang masih jalan.disitu dikupas banyak hal yg berhubungan dengan kereta api,dari mulai sejarah,mainan kereta atau miniaturnya sampai info2 yg didapat para railfan.pokoke rame lah!!!!!! klo yg mau gabung,bisa join di
http://groups.yahoo.com/group/keretapi_sejarah_dan_kenangan buat cerita tentang masa lalu Kereta dan kenangan anda tentang perkereta apian indonesia.
http://groups.yahoo.com/group/kereta-model-dan-layout buat cerita tentang kereta model atau miniaturnya,bwt yg suka mainan KA,bisa dapet info di sini
http://groups.yahoo.com/group/keretapi disini semua tentang kereta
June 21, 2006
selamat datang di blog saya.blog ini dibuat untuk para trainlovers,dan umumnya anda semua.
nama saya rizky,umur saya 14 tahun,saya tinggal di bandung.Saya adalah seorang railfans alias pecinta kereta api.hobby saya ini mulai dari umur 4 tahun.Oleh ayah saya,saya sering diajak naik KRD Bandung Raya,dari Padalarang ke Cicalengka.Sekarang banyak yg berubah dari perkereta apian indonesia.Tapi perubahan itu bukannya meningkat prestasi,tapi malahan melorot,contohnya sekarang kereta KRD yg dulunya terawat,sekarang kaya pasar,dgn accesories kaca2 yg retak,sampah,dan para preman "cilik" yg lagi pada "ngelem".aduhhhh,gimana mau maju perkereta apian kita,kalau orang2 yg diatasnya pada ga bener,trus nular deh ke anak buahnya alias bawahannya,kaya kondektur mau aja dikasih duit ama penumpang gelap.satu aja yg saya inginkan, "MAJU TERUS PERKERETA APIAN INDONESIA"